Creating Religious Relationality in Digital Media Platform
نویسندگان
چکیده
Today's digital era has manifested a massive movement of people from an old society to new society. This world also changed the way see and practise religion. Here, at least two questions are asked. First, consider how use accessibility media affect religious knowledge in order raise awareness. The second question is religion can be both social discourse so that more participate discussion. research aims answer these by adopting indigenous paradigm which based on relationality. Indirectly, main objective this figure out interactions related content as up-to-date portrait religiosity understood using alternative embodiment topics studies world: relationality paradigm. Through three principles paradigm—responsibility, ethics, reciprocity—digital helped create distinctive [Era saat ini telah mewujudkan perpindahan masyarakat secara masif dari lama ke baru. Dunia juga mengubah perspektif dan praktik seseorang dalam kehidupan beragama. Karenannya, artikel ini, setidaknya terdapat dua pertanyaan yang diajukan. Pertama, bagaimana penggunaan aksesibilitas memengaruhi pengetahuan keagamaan untuk meningkatkan kesadaran Pertanyaan kedua adalah agama dapat menjadi sosial sekaligus wacana sehingga lebih banyak orang berpartisipasi diskusi keagamaan. Penelitian bertujuan menjawab tersebut dengan mengadopsi paradigma lokal berbasis relasionalitas. Secara tidak langsung tujuan utama penelitian mengetahui interaksi terkait konten sebagai potret terkini religiusitas dipahami menggunakan alternatif pengejawantahan topik baru kajian dunia digital: relasionalitas agama. Melalui tiga prinsip paradigma—tanggung jawab, etika, timbal balik—media membantu menciptakan beragama khas.]
منابع مشابه
ذخیره در منابع من
با ذخیره ی این منبع در منابع من، دسترسی به آن را برای استفاده های بعدی آسان تر کنید
ژورنال
عنوان ژورنال: Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat
سال: 2023
ISSN: ['2614-3461', '2598-3865']
DOI: https://doi.org/10.14421/panangkaran.v7i1.3135